PINRANG, KOMPAS.com — Rumah panggung milik HP Sada di Jalan Bulu Tirasa, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, Rabu (11/5/2011) sekitar pukul 11.30 tadi, ludes dilalap api. Rumah tersebut memang sudah lama tidak ditinggali pemiliknya dan hanya dijadikan tempat penyimpanan barang dan kendaraan.
Satu unit mobil Taft yang terparkir di kolong rumah tersebut berhasil diselamatkan, tetapi barang lainnya, seperti satu sepeda, mesin pompa air, mesin genset, traktor tangan, empat lemari pakaian, dan tiga ton gabah kering, ludes tak tersisa.
Meski tak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai Rp 70 juta. "Api diduga berasal dari sisa pembakaran yang dilakukan ayah kami di kolong rumah untuk membersihkan kutu dan kotoran ayam. Kami tahu setelah api membesar dan kobaran sudah melalap atap rumah," kata Fatahibbu di lokasi kejadian.
Kepala Kantor Kecamatan Paleteang M Jabir, yang ikut memantau ke lokasi siang tadi, mengemukakan, kebakaran tersebut murni karena keteledoran pemilik rumah yang sudah berusia lanjut. Hal ini didasari dari data dan informasi yang dihimpun bawahannya.
"Peristiwa ini murni kecelakaan. Namun, untuk kepastian penyebabnya, masih harus menunggu hasil penyelidikan kepolisian setempat," katanya.
Disinggung mengenai adanya kemungkinan bantuan dari pemerintah daerah kepada pihak korban, Jabir mengatakan, mengenai hal tersebut tergantung dari kebijakan bupati.
Pihaknya hanya mengumpulkan data kerugian materiil dan dugaan sementara penyebab kebakaran yang akan segera dilaporkan kepada atasan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang